Monday, May 2, 2016

April Favorites - Beauty Product Review

Lama sudah tidak mengunjungi blog, kembali pada review produk!! bulan April saya punya beberapa produk yang baru dicoba dan mereview produk lama yang menjadi andalan saya selalu. Produk yang akan saya review seperti biasa mostly produk untuk wajah, karena untuk produk body care tidak ada kriteria khusus mau pun special product yang tidak pernah berubah. Saya harap short produk review ini bisa membantu teman-teman yang mau coba membeli atau mengalami problem sama dengan saya. Semoga sharing singkat banget kali ini memberi manfaat bagi teman-teman.


1. Dermatix

Sejak kemunculannya di iklan tv, saya udah incar produk ini karena worst problem pada saya yaitu bekas jerawat yang menghitam. Kok bekas jerawat sih? kan ini buat bekas luka? yes, buat bekas luka, tapi saya juga pakai ini untuk bekas jerawat yang hitam, awalnya cuma coba-coba aja, siapa tahu hilang. Menurut saya ini takes time, butuh ekstra telaten dan rutin pakai setiap hari untuk hasil yang "kelihatan". Teruntuk bekas luka/jerawat yang mendalam atau hiperpigmentasi dan menjadi hitam, tentu memudarnya butuh proses lama. Sekali pun performanya ga terlalu kelihatan, tapi saya tetap pakai ini diimbangi dengan natural treatment dengan DIY mask untuk hasil maksimal. Dengan kemasan yang kecil banget dan mahal banget, most of us would say it isn't worth the price at all dengan proses penyembuhan yang lama dan kemasan kecilnya aja harganya lebih dari 100 ribu, but..isinya ternyata ga habis secepat yang saya ekspektasikan. Kita cukup pakai sedikit aja untuk satu titik bekas luka, dan saat mau habis, tube nya ditekan-tekan pun masih ada produknya, jadi pakailah sehemat dan se-efektif mungkin. Dermatix ini untuk bekas luka di seluruh bagian tubuh ya, jadi bukan hanya untuk di wajah saja. 

2. Cetaphil Gentle Skin Cleanser

Setelah sekian lama bongkar review-review produk ini, sampai sempat dilema dan ragu buat beli karena pro kontra ingredients nya yang mengandung banyak paraben, tapi pada akhirnya karena saya butuh sebuah cleanser yang gentle pendamping tea tree acne cleanser yang khusus diperuntukkan buat jerawat dan blemish, pilihan saya jatuh pada Cetaphil Gentle Skin Cleanser ini. This is truly what I need, teksturnya milky seperti milk cleanser biasanya hanya saja warnanya lebih transparant, dan yang saya suka formulanya yang ringan bebas detergent, jadi tidak berbusa sama sekali tetap berfungsi membersihkan wajah sebagaimana cleanser pada umumnya. Saya mencoba kemasan paling kecil 125ml dengan harga 100ribu dan pakai sedikit saja seperti memakai liquid cleanser pada umumnya. Setelah diusap ke seluruh wajah, bisa diusap saja dengan kapas atau menggunakan toner. Saya pribadi lebih senang membilasnya dengan air, karena lebih terasa bersih. Penggunaan Cetaphil ga bikin reaksi aneh-aneh dikulit, tidak seperti cleanser tertentu yang pernah saya coba dan bikin wajah kurang fresh dan timbul bruntusan, Cetaphil so far bersahabat dengan saya. 

3. Beauty Water and Strong Acid

Butuh pendamping buat Avene biar lebih hemat, saya putuskan untuk kembali pada duo Kangen water ini. FYI saya suka berkali-kali menyemprot face spray ke wajah. Sensasi segarnya air yang disemprot ke wajah bikin nagih buat nge-spray terus biar wajah tetap dalam keadaan lembab dan tidak dehidrasi. Sebab dua hal yang mungkin terjadi pada kulit wajah saya sewaktu-waktu, wajah kering dan terlihat tidak segar atau memproduksi minyak yang lumayan setelah beberapa jam sejak membersihkan wajah. Jadi, sebagai antisipasi kedua hal itu, saya gunakan face spray sebagai pelembab setelah penggunaan toner atau kapan pun kulit merasa butuh penyegaran. Satu botol bisa didapat dengan harga sekitar 25ribu dari distributor langsung, bisa diisi ulang dengan harga 15ribu per botol. Efek menghilangkan jerawat atau mencerahkan, saya belum bisa memastikan hasil yang sangat nyata. Untuk menenangkan jerawat, strong acid bisa diandalkan, sedangkan beauty water untuk mencerahkan wajah, saya belum melihat perubahan yang kelihatan banget. Mungkin ada yang sudah merasakan bedanya?

4. Viva Green Tea Face Tonic

Dari berbagai pilihan face tonic yang ditawarkan Viva, ini yang paling enak karena yang ini tidak menimbulkan perih plus wanginya juga tidak menusuk hidung. Saya suka dengan wangi air mawar dan bengkuang, tapi bengkuang entah kenapa wanginya lama-kelamaan menusuk hidung. So, I choose this variant among others. Viva face tonic ini udah legend banget lah, harganya yang sangat terjangkau performanya membantu milk cleanser dalam membersihkan makeup juga lumayan. Sekarang saya temukan ini harganya 6000 rupiah, mungkin ada yang lebih murah. Jadi ga ada alasan lagi untuk skip toning, kan? :)


Additional products.......

5. The Body Shop Tea Tree Toner

Toner for my pimple, jadi beli ini karena buat meminimalisir jerawat aja, bukan untuk oil control nya. Saya justru agak insecure kalau pakai ini lama kelamaan wajah saya jadi kering karena kandungan tea tree dan alcohol, yang bikin sensasi agak panas atau dingin (?) di wajah. Wanginya seperti minyak kayu putih atau sejenis minyak beraroma mint strong gitu, buat yang ga suka wangi herbal mungkin agak terganggu, tapi saya rasa wangi inilah senjata dari tea tree toner ini. Wanginya yang strong herbal dan sensasi tingling kemungkinan besar dapat berperan penting untuk perawatan wajah normal-oily dan acne prone. Claim nya yang anti bacterial dan menangani blemish skin, saya harap ini bisa bikin wajah jadi jarang muncul jerawat di kemudian hari. 


6. Vivelle Collagen Mask

Mask sheet yang berani saya beli, karena selain diproduksi di Indonesia, dikemasan masker bagian belakang tertulis eco friendly product bla bla yang membuat saya merasa aman. Kenapa? masker brand Korea memang banyak banget variant yang bikin ngiler untuk beli, tapi semakin sekarang saya makin selektif buat mencoba menghindari masker tersebut karena kandungan kolagennya yang belum saya temukan artikel yang membahas ingredients masker Korea apakah ada animal derivative nya atau tidak. Saya suka Vivelle Collagen Mask ini menggunakan kertas tisu masker yang lebih tipis dibanding masker lain yang pernah saya coba, jadi wajah ga kelihatan kayak pakai topeng putih, melainkan transparant ke kulit kita. Selain itu jadi lebih hemat, karena setelah 10-15 menit, cairannya terserap banyak ke wajah, karena kertas tisunya yang tipis tadi jadi saat di squeeze pun sudah tidak banyak sisa cairan yang terbuang. Efek Brightening setelah penggunaan pun terlihat jelas, segar dan kenyal deh wajahnya. Ada beberapa variant untuk whitening, brightening, youthful look, dan lainnya, dan kalau tidak salah semua maskernya mengandung olive oil mau pun coconut oil yang bagus untuk kulit. Vivelle Collagen Mask bisa di dapat di supermarket dengan harga sekitar 10.000 rupiah. 


Sekian short review enam produk skin care yang saya gunakan dan saya harap dapat memberi sedikit informasi bagi teman-teman yang mencari tahu tentang beberapa produk di atas. Sampai jumpa di post berikutnya :)

No comments:

Post a Comment