Monday, May 30, 2016

Meng-handle Dry Patch dengan Olive Oil (Amethyst.ID) - Not Sponsored

Beberapa bulan belakangan ini saya punya masalah dengan jerawat yang tak kunjung hilang. Entah bermula dari produk apa, mungkin gara-gara efek purging S*II yang tidak dilanjutkan lagi atau kah gara-gara gaya hidup saya yang sangat tidak sehat dari segi makanan, rentan stress dan kepikiran hal kecil. I don't what exactly the reason behind those acnes, saya jalani saja karena mungkin saya sedang dalam usia yang katanya cukup rentan skin problem (setelah masa puber). Anyway, saya pun tidak mau cepat-cepat ambil keputusan untuk perawatan dokter, atau pakai krim tertentu yang bukan brand pasaran (brand yang gampang ditemukan di mana-mana), karena toh jerawat ini pun tidak tergolong parah (menurut saya) dan hanya dibagian pipi saja, hidung & jidat still very clean dari jerawat hanya ada bekas luka masa lalu saja #loh. 

Beragam cara saya lakukan untuk meminimalisir jerawat batu yang bikin sakit dan merah tersebut, mulai dari es batu sampai aspirin, bahkan sariayu lotion jerawat pun sudah habis saya pakai. Saat ini saya beralih pada obat jerawat yang katanya paten, dari apotik yaitu benzolac 2.5%. 
Benzolac 2.5% dapatkan di apotik terdekat
Saya coba oleskan obat ini sambil berdoa "Ya Allah yang mengecilkan yang besar dan membesarkan yang kecil, sembuhkanlah penyakit ini dariku" dan sambil meyakini bahwa jerawat ini keluar sekalian ngeluarin dosa-dosa saya yang banyak, aamiin. Benzolac ini bertekstur gel, cepat menyerap, dan yang perlu diperhatikan adalah memakainya harus tipis-tipis banget dan di bagian jerawatnya saja kalau bisa jangan sampai terkena bagian kulit di sekitarnya kalau tidak mau timbul dry patch seperti saya. Singkat cerita, jerawat pada numbuh h-2 sebelum acara dimana saya musti ber-makeup, kejam bangetkan kalau jerawat harus ditimpa makeup. Alhasil saya aplikasikan benzolac agak sedikit tebal dan berulang-ulang sampai terkena bagian sekitar jerawat. Sampai pada akhirnya timbul dry patch dan beberapa bagian mengelupas, OMG, that was the worst thing ever. Kemudian saya stop penggunaan benzolac dan menggunakan natural scrub dari oatmeal, tetapi kulit keringnya tetap masih belum mereda. Hingga akhirnya saya pakai Extra Virgin Olive Oil (EVOO), diusap ke bagian dry patch bahkan ditambah petroleum jelly biar nampol, diamkan beberapa saat dan saya bersihkan dengan facial wash hingga tidak berminyak tanpa lanjut toner, karena fyi toner saat itu mengandung salicilyc acid yang kemungkinan bikin kering lagi. 


get this at https://www.tokopedia.com/amethystnatural


Thanks to EVOO dari Amethyst.ID yang cukup membantu menangani dry patch di wajah saya setelah diaplikasikan beberapa kali. Sudah tidak perlu dijelaskan lagi ya manfaat dari olive oil yang sangat banyak, terutama untuk wajah dan rambut. Saya juga beli VCO yaitu minyak kelapa, fungsinya kurang lebih sama yaitu untuk penanganan kulit kering, tapi saya fokuskan VCO ini untuk bagian under eyes dan sekitarnya, yang katanya bisa meminimalisir garis-garis halus, anti aging, dan juga untuk bagian yang extra kering karena bisa mengatasi masalah kulit seperti psoriasis, dermatitis, dan anti jamur. So far saya suka dengan dua produk tersebut, dan VCO nya saya suka wanginya dibanding kalau buat sendiri, kalau buat sendiri terlalu kental dan wanginya agak bercampur apek (ga ngerti kenapa).
Untuk botol ketiga Vegetable Glycerin, sebenarnya saya beli ini karena penasaran dan fungsi yang dicantumkan adalah mencerahkan terutama untuk bekas jerawat dan hiperpigmentasi, melembabkan, anti aging, dapat digunakan sebagai toner, serta menghaluskan kulit yang kasar. Namun untuk sementara saya belum pakai ini, dan juga belum menemukan cara pemakaian yang tepat, apakah dicampur air biasa atau lainnya (kalau ada yang tau, boleh beritahu saya cara pakainya). Untuk produk natural lainnya Amethyst shop ini banyak memproduksi natural oils yang bermanfaat untuk kecantikan, seperti Avocado oil, argan oil, almond oil, dan lainnya. Bahkan banyak jenis masker, body, face, & lip scrub alami yang bikin ngiler untuk dibeli dan harganya juga sangat terjangkau dengan ukuran 100ml. Total ketiga botol yang saya beli tersebut adalah 80ribu rupiah, belum termasuk ongkos kirimnya.

Untuk cek produk lokal dari Amethyst ini bisa di tokopedia dan cek IG kakanya di @amethyst.id dan stalk, terutama buat kalian pencinta natural products, produk lokal ini harus banget didukung dan dipromosikan. Have a nice day, pretty!




No comments:

Post a Comment