Tuesday, August 2, 2016

June-July Favorite Beauty Products

Assalamualaikum.. Kali ini saya akan cantumkan beberapa favorite beauty products dua bulan terakhir, check it out!


1. Purbasari Matte Lipstick

No. 83 dan 89
Ni dia nih hitz sejagat per-lipstikan Indonesia. Telat banget ya, soalnya sebelum coba ini saya tidak begitu excited dan terbawa arus euphoria Purbasari. Ntar dulu lah cobanya, paling bikin kering juga kali kayak lipstik matte lainnya. Sampai pada dua bulan lalu, saya mulai membuka hati pengen coba beli karena murah ini, saya coba shade 83 Pirus dan 89 Jade (suka banget dengan lip product yang ada namanya gini). Hasilnya...suka banget sama teksturnya, plus warnanya yang nge-cover bibir dengan purrfect, as long as bibir tidak dalam keadaan kering dan pecah-pecah ya. 

Yang saya suka dari lipstik ini :
1. Teksturnya smooth 
2. Warnanya ON
3. Lumayan awet tanpa makan berat
4. Awal pakai tidak kering

Yang tidak saya suka:
1. Tidak enak untuk touch up, apalagi kalau bibir kering, harus dibersihkan dulu sisa lip productnya
2. Lama kelamaan jadi kering dan patchy


2. Wardah EyeXpert Eyeshadow - Classic 

Nude Classic Wardah EyeExpert

Wardah eye expert eyeshadow Nude ini ada dua seri, classic dan passionate. I choose the classic one kali ini karena warnanya lebih terang, champagne, pinkish gold, dan reddish brown gold gitu in mny definition ya. Kalau yang passionate lebih ke warna bronze dan warna gelap untuk smokey look. But setelah tahu betapa mantepnya pigmentasi yang classic, I can't wait to have the other one #biasa. Selain itu baru tahu kalau Wardah mengeluarkan eyeshadow serial EyeExpert ini setelah melihat video dari Kiara Leswara yang Nagita Slavina inspired makeup. Lho? Wardah juga punya "the true shimmery" eyeshadow pikir saya waktu itu, karena eyeshadow Wardah dari A sampai N yang pernah saya lihat review nya tidak ada yang benar-benar bershimmer dan terlihat pop up dan pigmented dengan nuansa warm yaitu warna-warni gold, bronze, champagne, yang tentunya terlihat glamour.

3. Maybelline 24hr EyeBrow Mascara


Maybelline 24hr Eyebrow Mascara (Rusty Brown)

My very first time wearing eyebrow mascara. Sangat natural, praktis, dan sebagai browset yang penting kalau bikin alis. Saya sehari-hari jadi suka pakai ini saja tanpa bentuk-bentukin alis. Kebetulan warna yang saya pilih (dipilihkan teman lebih tepatnya) ini cukup light, tapi tidak terlalu kemerahan banget setelah diaplikasikan. So far I love wearing this, praktis dan natural. Untuk ketahanan yang dituliskan adalah 24hours, tapi menurut saya as long as tidak dibasuh air, it will be fine.


4. MakeOver Ultra Liquid Matt Foundation (02-Pink Shade) featuring Oval Brush (no brand)


MakeOver Ultra Matt Liquid Foundation (02) & Oval Brush

Awalnya saya sudah blacklist pink shade nya MakeOver foundation ini karena saya kira akan terlalu putih dan cenderung pink. Kemudian saya juga ragu-ragu untuk pakai produk ini, karena melihat review bloggers yang banyak bilang kalau foundation ini gampang bubar jalan alias tidak tahan lama terutama untuk kulit berminyak. Nyatanya saya cukup suka dengan foundation ini setelah coba di beauty class waktu itu. Selain lightweight dan buildable, dia juga mampu membuat kesan flawless tanpa terlihat berat, asal pemakaiannya tepat dan yang terpenting harus pakai oval brush ini (atau brush foundation yang padet such as buffing brush). Saya beli oval brush ini sudah beberapa bulan lalu, tapi jarang banget dipakai. Dulu waktu saya pakai foundie nya revlon colorstay, hasilnya nggak banget kalau di blend pakai oval brush ini, too much dan terlalu berat. Mungkin pengaruh konsistensi liquid foundie nya yang sudah berubah atau saya kurang bener blend nya saat itu. But, these combo are zuperr..saya suka coverage medium yang dihasilkan dari foundation dan oval brush ini. Oh iya, foundation MakeOver ini light to medium coverage, enaknya gampang di build-up, dan ringan. Penggunaan primer dan final setting dengan bedak dan setting spray penting banget nih untuk foundation ini, terutama kalau cuaca lagi panas dan berpotensi keringat-keringatan. Overall saya suka dengan kedua produk ini.


5. Fanbo Bedak Hoi Tong (Putih)



Disebut juga bedak batu :)

Sebenarnya ini bukan lah favorit, lebih tepatnya penemuan baru yang sebenarnya sudah lama ada. Bedak yang dulu sering saya gunakan sebagai kapur tulis di lemari ini ternyata saya pakai di umur 20an sekarang. Bedak legend ini masih dipakai oma saya sampai saat ini, dan beliau pula yang menyarankan untuk menggunakan ini sebagai masker sebagai pencerah kulit. Konon dulunya para oma ini pakai bedak tersebut sebagai masker juga. Masker seperti apa yang akhirnya saya coba? overnight masker yang dipakai semalaman. Caranya dengan mencampur bedak secukupnya dengan toner/air, saya menggunakan Viva Air Mawar sedikit sajasebagai campurannya hingga menghasilkan konsistensi seperti pasta (agak kental). Sensasi memakai masker ini seperti pakai bedak dingin, ademm.. Saya aplikasikan masker ini malam hari setelah spot treatment dengan serum dan tea tree oil, setelah mengering di wajah baru deh dibawa tidur. Pagi harinya biasanya maskernya juga udah hilang, karena kehapus sama bantal plus minyak wajah (iler juga mungkin -_-). Karena itu, setelah bangun tidur wajib banget wajah dicuci minimal pakai air saja. Efeknya belum terasa saat ini, karena saya juga baru coba pakai lebih kurang tiga kali, karena selang-seling dengan DIY treatment. Tidak ada salahnya mencoba pakai karena saran dari orang tua biasanya cukup berpengaruh karena sudah pernah dirasakan efeknya oleh mereka. Selamat mencoba :) Oh iya, saya mendapatkan bedak ini di minimarket lokal, bisa juga ditemukan di toko kosmetik yang berada di pasar. 



6. Tools - Real Techniques Blush Versatile Brush & No Brand Eyelid Blending Brushes


Pertama-tama kita bahas Real Techinques dulu ya, awalnya saya berniat pengen punya brush yang guedeee untuk semuka, saya pesan face brush nya RT, tapi yang datang malah brush ini. Mau di retur eh tapi sudah terlanjur penasaran dengan RT dan saya pasrah dengan kesalahan ini (what?). Awalnya saya kurang sreg juga sih, karena ukurannya yang "nanggung" dan kurang begitu impressed dengan dia ini. Setelah saya beli brush set no brand yang dapat belasan pieces dengan harga tidak sampai 200 ribu, barulah saya mengerti banget bedanya brush RT dengan brush biasa. Mulai dari bulu yang tidak rontok, jauh lebih halus saat menyentuh wajah, dan tidak gampang ditempeli debu. Kalau katanya brush yang agak pricey merupakan good investment, yes it is. Tapi saya tidak menyarankan untuk beli beragam jenis brush, apalagi yang ada merk nya, bokek bruh. Cukup beli satu yang bisa berfungsi banyak, atau versatile. Dulu saya hanya berfikir brush RT ini cuma buat blush saja, ah elah padahal kan maunya buat biar nge-brush semuka gitu :(. Ternyata lama kelamaan brush ini setelah dicuci pakai jadi bentuknya lebih mengembang gitu (apa saya over treat ya?), but shape nya jadi pas banget buat beragam fungsi. Bisa untuk set bedak di wajah, bronzing, bahkan contour/shading kalau brush nya di "jumput" dengan jari sehingga menjadi flat seperti fan brush. In the end, saya jadi seneng sama brush ini dan menjadi favorite beauty tool.

Kemudian dua brush disampingnya adalah blending brushes, atau yang warna putih biasa disebut juga fluffy brush. Ini adalah bagian dari brush set under 200k yang saya punya, dan menjadi favorit saya karena berfungsi dengan sangat baik, yaitu nge-blend warna eyeshadow bagian crease dan outer v. Untuk pemula, ini adalah brush penting karena kunci dari eye makeup adalah the proper blending. Duo brushes ini cukup lumayan, selain murah, it does a good job dalam membantu eye makeup menjadi purfectt~.

7. Eye&Lip Makeup Remover - Wardah EyeExpert & Pixy Eye&Lip Makeup Remover



These remover penting sekali. Wardah EyeExpert makeup remover ini hanya untuk makeup mata, cukup ampuh, tidak perih dimata, but not my favorite karena masih meninggalkan kesan oily yang banyak. Saya lebih suka dengan pixy ini, susah dicari kadang-kadang tapi worth every drops untuk membasmi sisa eyemakeup dan lip product. Konsistensinya pas, ringan dan tidak terlalu oily juga tidak perih dimata. Andai tersedia juga yang kemasan besar ya.

8. Spot Treatment - The Bodu Shop Tea Tree Oil & Acnes Spot Care Gel


Andalan produk jerawat saat ini. Alhamdulillah jerawat lagi belum nimbul-nimbul lagi nih, meski bibit-bibitnya serasa masih ada di bagian bawah lapisan kulit kalau diraba-raba, dan whiteheads juga masih muncul, but at least beberapa minggu terakhir hanya muncul satu saja dan gampang hilangnya. Dulu tea tree oil ini tidak terlalu ngefek di saya mungkin karena dulu pakainya tanpa feeling (?). But now, saya rasa this really works well meski pun tidak menyembuhkan secara cepat, tea tree oil ini mampu healing jerawat atau calon jerawat biar tidak terlalu meradang, karena konsentrat tea tree nya yang beraroma strong tapi natural dan cooling effect di wajah membuat jerawat mungkin jadi lebih "kalem". Sejauh ini saya suka pakainya setiap hari, bahkan saya pakai di bagian bumps whiteheads juga. Selanjutnya spot care dari Acnes, claimnya untuk memudarkan bekas jerawat dan healing bagian dry flakes/patch jerawat. Kadang saat jerawat mulai mengering suka agak mengganggu, nah ini solusinya. Untuk hasilnya saya belum begitu yakin, tapi untuk performa menanggulangi dry patch jerawat ini boleh dicoba.

9. Wardah - Purifying Moisturizer Gel & Aloe Vera Hydrating Gel

Moisturizer...the essential to keep your face healthy. Termasuk bagian yang cukup kritikal juga, karena kulit wajah saya cukup sensitif untuk coba-coba moisturizer, terutama yang mengandung whitening dan personally saya kurang suka dengan moisturizer yang bertekstur cream yang cenderung heavy. Akhirnya saya menemukan moisturizer bertekstur gel ini, dan voilaa.. cocok. Tidak ada reaksi yang "kelihatan banget" sih either positive or negative reaction, karena dua ini menjalankan fungsi normal moisturizer yaitu melembabkan kulit tanpa efek tambahan seperti mencerahkan dan tidak ada kandungan spf. Kenapa ada dua? Pertama saya punya yang purifying terlebih dahulu, ini diformulasikan untuk oily skin karena teksturnya watery, sangat cepat menyerap dikulit dan ringan. Enak banget pakainya, adem ringan tapi tetap melembabkan. Saya pakai yang purifying ini kalau kulit sedang jerawatan atau saat lagi gampang berminyak. Sedangkan Aloe Hydrating gel ini sudah lama saya cari, karena kepo dengan aloe vera gel merk lokal, dan ini pertama kalinya saya coba aloe vera gel. Teksturnya tidak sesuai perkiraan saya, ternyata cukup padat/thick, bukan seperti soothing gel gitu. Yes, karena ini adalah hydrating moisturizer gel yang ditujukan untuk mencegah dan mengatasi kulit kering. Ini cocok juga untuk kulit kombinasi seperti saya, yang kadang ada masanya doi kering dan butuh kelembaban lebih, tapi ga mau pakai cream yang terlalu heavy, this is the solution.


10. Liquid Highlighter - Benefit, High Beam 


Ngapain sih pakai highlighter? Bukannya malah keliatan kayak minyakan ya, mengkilap-kilap gitu mukanya? Saya dulu juga mikir, ngapain sih pakai highlighter, nanti keliatan lebay deh. Ternyata highlighter ini menjadi kesukaan saya karena dia ga lebay sama sekali pemirsa. Ini mirip teary sparkling liner Etude House gitu teksturnya, tidak terlalu liquid, semacam lotion gel (?). Mudah diaplikasikan, tinggal di usap ke bagian yang mau di highlight seperti tulang pipi atau hidung, voilaa.. natural glowing skin. Kecil banget ini ukurannya seperti liquid eyeliner Wardah kira-kira. But a little goes a long way, gatau ini bakal abis kapan karena pakainya juga sedikit-sedikit.

11. Lip Tint - Tony Moly Liptone Get it Tint (02-Coral Ming), Etude House Dear Darling (Real Red)


The last adalah lip tint!! Saya kembali membuka hati untuk lip tint, sebab saya butu sesuatu yang lebih light feeling dan natural. Pakai sesuatu tapi seperti ga pakai apa-apa. Karena tampil polosan tanpa setitik lip product itu bikin saya terlihat pucat dan tak berdaya (?). So, here they are, saya lebih suka dengan warna Etude Dear Darling, tapi dari segi daya tahan, dear darling cepat pudar sedangkan liptone lebih long wearing. Jelas, dari segi harga juga dear darling lebih murah dibanding liptone ini. No problem, since I fall in love into lip tint again, I love them both. 

No comments:

Post a Comment