Showing posts with label Event. Show all posts
Showing posts with label Event. Show all posts

Friday, July 1, 2016

Beauty Class with Nurul Pusparani (sponsored by Wardah & MakeOver)



Baru sempat nge-post, langsung deh posting beberapa postingan sekaligus. Hari minggu lalu, pada tanggal 26 Juni 2016, Alhamdulillah saya berkesempatan untuk ikut sebuah event yang saya tunggu-tunggu kehadirannya yaitu Beauty Class. Saya pengen banget ikut beauty class dari dulu, tapi sayangnya di Pontianak jarang sekali ada event seperti ini. Apa gunanya ikutan beauty class? sebenarnya alasannya berbeda-beda untuk setiap orang, ada yang pengen belajar makeup, ada yang iseng aja pengen ikutan, ada juga yang karena memang suka makeup. Alasan saya adalah gabungan dari ketiganya, saya pengen belajar cara makeup yang simple, saya juga pengen ikut kegiatan positif seperti ini dan menambah wawasan serta mau  dapat advantage yang ditawarkan, kemudian saya juga suka dengan hal yang berhubungan dengan kecantikan dan makeup serta ingin mengetahui tips dan trik kecantikan dari orang yang lebih faham. Oh iya, siapa itu Nurul Pusparani? Dia adalah MUA di Pontianak, yang menangani makeup untuk acara pernikahan, graduation, formal/non events, personal makeup, dan lain-lain. Portofolionya bisa dilihat di instagramnya @nurulpusparani bagi yang tinggal di Pontianak dan sekitarnya, boleh nih kalau mau makeup atau belajar makeup, karena mba Nurul juga buka private class untuk yang mau belajar makeup lebih mendalam. 

Beauty class seharusnya dimulai pukul 14.00 wib, tapi seperti biasa selalu ada karet-karet dikitlah :p 

while waiting
Selagi menunggu, tiap meja dan peserta dibagikan peralatan 'tempur' utama beserta voucher sebesar 50ribu dari Wardah dan 25ribu dari MakeOver yang bisa ditukar dengan produk saat event berlangsung. Di meja untuk masing-masing peserta disediakan maskara, eyeliner, pensil alis, bulumata dan lem nya, serta perangkat kuas dan bandana, sementara palette makeup untuk sharing 2-3 orang.
this is what we got for practice

peserta, dan di depan sana ada booth Wardah & MakeOver

Setelah dibagikan peralatan makeup, acara dimulai dengan pembukaan yaitu introduction to event, tujuan dan tema, perkenalan dari Nurul Pusparani, serta demo makeup. Nah, tema makeup kali ini adalah cantik di hari yang fitri, bertujuan agar teman-teman dapat tampil rapi dan cantik saat idul fitri dengan makeup yang mudah dan natural. Jadi ga ada tuh ceritanya pakai lipstik merah membara atau mata yang dark smokey, karena makeup natural lah yang didemo-in disini. 
demo makeup 


Setelah demo makeup selesai, break sholat Ashar, kemudian baru deh masing-masing peserta mempraktekkan makeup yang sudah dicontohkan tadi. Berbagai tips dan trick dibagikan oleh mba Nurul tanpa pelit-pelit. Saat mulai makeup yang paling penting adalah kulit harus dibersihkan dan tangan harus dalam keadaan bersih juga (ini wajib). Setelah itu aplikasikan toner, yang berfungsi untuk mendinginkan wajah, karena wajah yang dingin lebih mudah menyerap produk yang diaplikasikan. Ademkan dulu wajah yang berkeringat, usahakan makeup ditempat yang adem minimal ada kipas deh :) 

Kemudian pakai pelembab ber-spf kalau siang hari, dan non spf pada malam hari. Pelembab atau base ber-spf pada siang hari berfungsi untuk melindungi kulit dari sinar UV. Setelah pelembab menyerap di kulit, mulai aplikasikan foundation sesuai warna kulit atau boleh setingkat lebih cerah (untuk yang berjilbab). Foundation harus diaplikasikan secara merata dan boleh di tambah untuk menutupi bekas jerawat/flek, tapi harus diratakan terus agar tidak cakey/retak-retak nantinya. Setelah itu aplikasikan highlight dan conceal bekas jerawat yang masih kelihatan (disini saya sudah mulai keringatan pemirsah). Kemudian pakai bedak dengan cara di tap tap terlebih dahulu lanjut diratakan. Lanjut deh ke contouring, shading dan highlight hidung. Ini parah banget nih, contouring saya kegelapan deh :( dan tips untuk contouring, bagian dalam dekat telinga lebih gelap dan semakin ke depan semakin terang. Aplikasikan contour pelan-pelan aja, brush nya melayang-melayang aja jangan terlalu ditekan. Setelah contour selesai, pakai blush di apple of the cheeks (senyum dulu ya). 

Baru deh makeup mata, eyeshadow dan eyeliner serta highlight di waterline bawah mata. Kemudian maskara dan bagian tersulit, BULUMATA! I gave up on it, like seriously. Saya menyerah pasang bulu mata daripada makeup saya habis terkenal lem. Teman sebelah saya pun nyerah dengan bulumata #tos! Yasudahlah, saya juga ga doyan pakai bulumata dan gamau juga, hehe #maapin deh. Acara ini sekaligus bukber, jadi sambil nyelesain makeup, sembari berbuka puasa (untung udah selesai muka nya). 
By the way, saya ga bikin foto before-after karena foto after nya ga kentara banget sama yang before (alias ga beda jauh), karena kamera hp nya agak kurang beres dan udah berantakan juga gara-gara keringetan. Kekurangan yang perlu saya pelajari adalah menutupi complexion (bekas jerawat yang membandel) dan bagian contouring yang natural tapi kelihatan (?) gimana tuh. Terus saya juga tipe yang gampang dan banyak keringatan, jadi tetap harus sedia tissue dan ingat untuk ga usrek-usrek wajah, tapi di tap-tap aja keringatnya. 

pesertanya sudah selesai makeup-an


Karena ga mungkin banget menang best makeup, jadi saya bagian nanya aja deh, dan Alhamdulillah dapat dua gift ini dari Wardah :*

Gift.Wardah EyeXpert eye makeup remover & Hydrogloss peach

Setelah penyerahan gift, foto-foto dan salam-salaman, langsung cus Magriban dan lanjut makan. Setelah kenyang, barulah saya menuju booth Wardah dan MakeOver!



Hasil tukar tambah voucher cukup dua produk saja (untung udah kenyang, jadi ga lapar mata). I bought Wardah EyeXpert Pen eyeliner dengan menambah 15ribu saja dan MakeOver Liquid Foundation (02 pink shade) 94ribu. I could say that I LOOVEE them both!! Nanti saya Insyaallah review berikut produk June Favorite lainnya. 

credit from Instagram @nurulpusparani (Peserta...beberapa banyak yang sudah pulang duluan..fyi saya yang jilbab navy di tengah atas)

Thank you for the event, Nurul Pusparani, Wardah, MakeOver, dan HomelandPhotography, sering-sering aja ada acara seperti ini atau sejenisnya yang bermanfaat dan positif bagi kita semua. Selamat Ramadan dan menuju Idul Fitri..:)

Wednesday, March 23, 2016

Event Review - Kickstart!





Minggu kemarin tepatnya tanggal 20 Maret 2016 saya berkesempatan hadir di sebuah event bernama "Kickstart!" berlokasi di Golden Tulip Hotel Jl. Teuku Umar Pontianak. 




Venue - Golden Tulip Hotel Lt 2 


Bagaimana Event nya ? dan Apa itu "Kickstart!"?

Event ini dicetuskan oleh beberapa anak muda daerah Pontianak teman-teman saya sendiri yang begitu peduli dengan kemajuan daerahnya. Kickstart! adalah sebuah forum anak muda Kalimantan Barat yang menghadirkan figur-figur lokal berprestasi dengan hasil karya nyata yang telah dilakukan. Pembicara-pembicara lokal tersebut meliputi empat bidang yang berbeda, yaitu lingkungan, kreativitas, teknologi, dan kewirausahaan. Berbekal pengalaman organisasi serta prestasi para pendiri semasa kuliah di luar daerah, diwujudkanlah event ini dengan harapan generasi muda dapat mewujudkan aksinya juga untuk berkontribusi dalam membawa nama harum Kota Pontianak. Bersama tim yang solid, event ini dipersiapkan dalam waktu beberapa bulan saja, namun cukup mendapat animo yang besar dari anak-anak muda Pontianak yang begitu antusias untuk mendapatkan ilmu dari figur-figur inspiratif sebagai narasumber, serta karyanya yang mampu melawan segala keterbatasan di daerah sendiri.



Event dibuka dengan kata sambutan dari Walikota Pontianak, Bapak Sutarmidji.
Bapak Sutarmidji - Walikota Pontianak
Beliau sangat mendukung kegiatan positif anak muda Pontianak, dengan fasilitas yang disediakan serta kemudahan dalam perizinan usaha, diharapkan anak muda semakin banyak yang menyalurkan ide kreatif nya dalam bidang usaha mau pun kegiatan sosial yang membantu kemajuan Kota Pontianak.


Dilanjutkan dengan sambutan dari ketua panitia, Raisa Nabila, menceritakan background Kickstart, tujuan serta manfaat komunitas dan event ini, khususnya bagi anak muda Pontianak.
Raisa Nabila -Ketua Panitia #maap fotonya dari jauh :]

Kemudian sebagai sambutan pembuka lainnya, satu figur muda berusia 23 tahun yang mendirikan usaha automotive yang menceritakan latar belakang dirinya serta bagaimana ia berhasil membangun usahanya dengan kunci yaitu mengutamakan pelayanan dan berusaha untuk memenuhi kebutuhan konsumennya.

Dilanjutkan dengan foto bersama Pak Wali, panitia, dan narasumber

Pembicara pertama merupakan Founder Gerakan Senyum Kapuas, yaitu gerakan yang berfokus pada pelestarian lingkungan di Kota Pontianak. Nizar Hartady (20th) figur muda yang merupakan aktivis lingkungan menyadarkan kita betapa awareness kita sangat dibutuhkan untuk kebersihan lingkungan. Bukan hanya dengan berdiam, melihat dan mengeluhkan sampah yang kian hari menumpuk dan menimbulkan masalah, akan tetapi kita harus turut serta beraksi dalam menjaga lingkungan.
Nizar Hartady (20) Founder GKS
google image
Bersama kader-kader dari komunitasnya, mereka kerap kali aktif dalam kegiatan yang bertujuan untuk membuat Kota Pontianak menjadi lebih bersih. Salah satu kegiatan terbesarnya adalah menggerakkan berbagai komunitas di Pontianak, para sukarelawan, serta warga setempat untuk membersihkan sampah yang terdapat di Sungai Kapuas, karena seperti yang sering kita lihat, Sungai Kapuas cukup banyak tercemar sampah-sampah rumah tangga, jika dibiarkan terus menerus maka akan berakibat buruk di kemudian hari. 
google image
Dengan adanya Gerakan Senyum Kapuas, sebagian kecil sungai pun telah bersih dari sampah dan diharapkan untuk seterusnya kebersihan tersebut dapat dipertahankan. Selain melalui gerakan aksi tersebut, komunitas ini juga mengedukasi beberapa sekolah dalam kegiatan menanam pohon dan menjaga kelestarian lingkungannya. Berbagai prestasi dan aksi yang telah dilakukan dan didapat oleh Gerakan Senyum Kapuas ini tentunya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para anak muda, khususnya di Pontianak untuk lebih "Darling = Sadar Lingkungan". Meski pun berusia sangat muda, figur inspiratif ini mampu menggerakkan komunitas ini menjadi besar berbuat suatu aksi yang nyata bagi kemajuan daerah sendiri. 


Dalam lingkup kreativitas, menampilkan perwakilan dari bidang perfilman dan media sosial, yang pertama adalah figur filmmaker lokal dari Kitara Film, Akilbudi Patriawan, pemenang Pitching Forum Film Festival Anti korupsi lewat film "Iklan Gadungan". Kiprahnya di dunia seni secara total, membuat buah karyanya berhasil memenangkan kompetisi short movie. Bila kita menyangka sulit untuk berkarya di daerah, salah besar. Dengan setting dan latar belakang daerah yang terkait isu atau pun problematika khusus dapat menghasilkan sebuah film yang mampu bersaing di kompetisi, dan diapresisasi karena budaya lokal yang diangkat ke dalam film tersebut.
moderator - Akilbudi - Admin Tumblr.Pontianak dan team

Figur kedua dalam lingkup kreativitas adalah tumblr.pontianak, akun media sosial (line,instagram, dan ask.fm) anonim yang menjadi viral dengan quotes bahasa Melayu yang membuat anak muda Pontianak, termasuk pula yang berada di perantauan berhasil senyum-senyum sendiri (macam orang gile) atau malah ngakak sendiri karena quotes Melayu nya yang begitu kental. Secara tidak sengaja, admin dari akun ini membuat quotes yang terinspirasi dari situasi nyata, menggunakan gambar yang diambil dari internet, dan dikemas dalam Bahasa Melayu yang kental membuat akun ini menjadi hits dan jumlah followers pun meningkat menjadi 5000 followers dalam waktu lebih kurang satu minggu. Bermula dari akun line, karena banyaknya penggemar dari akun ini, dibuatlah instagram dan ask.fm bernama sama yaitu @tumblr.pontianak 

Kreativitas yang tidak sengaja ini justru menarik banyak orang untuk mengikuti perkembangan akun ini. Admin dari akun ini sengaja untuk tidak mengumumkan identitas asli karena dikhawatirkan akan menimbulkan hal-hal yang tidak mengenakkan bagi admin dan orang yang mengenalnya. Lagipula, admin mengelola akun untuk menghibur budak-budak Pontianak, bukan untuk show off identitas.

Dengan adanya dua pembicara dalam bidang kreativitas, diharapkan dapat menginspirasi budak Pontianak lainnya untuk berkarya dengan kemampuan masing-masing. Kembangkan kreativitas dan hasilkan sesuatu yang bermanfaat.


Sesi ke tiga dari event ini adalah pembicara dalam bidang teknologi, merupakan co-founder dari Pontinesia.com, Ridho Brilliantoro, lulusan Magister Kimia dari ITB.

Ridho Brilliantoro
Beliau adalah salah satu pendiri media online pertama yang menampilkan informasi seputar Pontianak, yaitu www.pontinesia.com
google image cr pontianak.tribunnews.com
Media online ini dilatarbelakangi oleh keinginannya untuk mengubah image Pontianak terdahulu yang saat di search melalui search engine maka timbul hal-hal mistis mengenai sejarah dan misteri kota ini, bukan sesuatu yang dapat dibanggakan. Pontianak sulit dikenal bila yang ditemukan di media online tidak memperlihatkan wajah Pontianak saat ini. Pontinesia.com merupakan website khusus yang berisi informasi, destinasi, dan event yang ada di Pontianak yang mempermudah calon pengunjung mau pun warga lokal untuk mendapatkan info seputar tempat, berita terkini, dan hal-hal terbaru di Kota Pontianak. Dengan adanya website ini, image Pontianak pun dapat berubah dimata wisatawan dan netizen, menjadi kota yang lebih maju serta memiliki kearifan lokal yang unik.


Sesi terakhir, menghadirkan dua figur dalam bidang kewirausahaan, dimoderatori oleh Zilvia Iskandar, news anchor ternama di sebuah stasiun televisi swasta, figur pertama adalah Benny Fajarai, seorang Technopreneur, CEO sekaligur pendiri start-up Qlapa.com yang merupakan online store khusus produk-produk kerajinan tangan (handmade) dari seluruh Indonesia. Selain itu Benny juga mendirikan Kreavi.com Indonesian Creative Network yang merupakan jaringan bagi para designer kreatif dengan lebih dari 300.000 users. Melalui jaringan ini, Benny berhasil menjadi salah satu dari 30 Asian figure under 30 Forbes in the field of consumer technology. Sebagai sesama warga Pontianak kita patut berbangga atas prestasi yang telah diraih oleh pemuda asal Pontianak.
tekno.kompas.com
Meski sekarang beliau tidak lagi tinggal di Pontianak secara tetap, namun tak menyurutkan niatnya untuk sharing bersama anak-anak muda Pontianak mengenai bidang wirausaha. Dengan segala keterbatasannya sebagai perantau saat itu, ia berhasil membuktikan bahwa ketekunan dan kerja keras akan membuahkan hasil yang indah. Bukan sekedar berkata-kata dan banyak mikir, aksi adalah hal penting dalam memulai bisnis. Kendala dalam bisnis sudah pasti ada, tapi bagaimana kita belajar dari kendala dan berbagai kegagalan akan membentuk kita menjadi kita yang sekarang. Berbisnis itu belajar, setiap harinya akan ada keberhasilan dan kegagalan yang menanti kita.

Figur wirausahawan kedua adalah Asep Kurniawan, owner "Warung Sepatu" di Pontianak yang memulai bisnis ritel sneakers orginial sejak tahun 2009 dan kemudian mengembangkan brand lokal yaitu Seija Footwear 2012. Selain itu Warung Sepatu miliknya juga menjadi distributor resmi dari brand "Vans" di Pontianak. Beliau berbagi tentang kesenangannya berdagang sejak sekolah dasar dan minat yang kuat dalam bidang bisnis dan manajemen. Kemampuan berbisnisnya terbukti melalui kemampuannya menganalisa performa bisnis. Selain itu pengaplikasian teori manajemen dan bisnis ke dalam usahanya ini membuat bisnisnya dapat bertahan hingga semakin maju saat ini. Beliau mengajarkan bagaiman untuk bertahan dalam sebuah bisnis adalah kita harus hidup dalam bisnis kita. Tidak hanya menjalankan kemudian melepaskan, meskipun kita memiliki orang kepercayaan yang menjalankannya, akan tetapi bisnis itu akan tetap hidup bila pendirinya turut terjun di dalamnya pada kondisi terbaik mau pun terburuk.

Asep Kurniawan - Benny Fajarai - Zilvia Iskandar


get married soon :p
Banyak sekali tips-tips bisnis yang didapat dari kedua figur inspiratif ini, salah satunya adalah menyeimbangkan sifat idealis dan realistis dalam sebuah bisnis, cara pemasaran yang tepat, dan bagaimana mengambil peluang. Passion dalam menjalankan sesuatu itu penting, kuncinya adalah tekun dalam berusaha, dan yang paling utama adalah doa kepada pemilik dunia dan isinya.


Acara Kickstart dikemas dalam waktu kurang lebih 4 jam dan menghadirkan enam narasumber, dan semunya mendapat porsi berbicara yang cukup, singkat, padat dan jelas. Sesi tanya jawab masing-masing 2 -3 pertanyaan untuk setiap narasumber cukup efektif, meskipun saya pribadi merasa kurang lama untuk sesi terakhir, :p 

Overall acara ini sangat sukses, dengan kerja keras panitia dari awal hingga akhir, promosi yang kencang, dan tim yang solid karena saling mengenal dengan baik satu sama lain membuat acara yang dipersiapkan dalam waktu beberapa bulan ini menjadi hasil yang nyata untuk mengumpulkan figur muda berprestasi dari Pontianak serta menjadi inspirasi bagi kita semua untuk mewujudkan mimpi masing-masing sekaligus berkontribusi bagi daerah sendiri. 

Goodluck for Kickstart! My wish adalah Kickstart menjadi komunitas yang aktif mengumpulkan budak-budak kreatif dan berprestasi Pontianak untuk berbagi dengan budak-budak lain yang mau sukses juga. Ditunggu event-event kreatif selanjutnya!